Pengertian dan Fungsi Android Studio

Pengertian dan Fungsi Android Studio

Pengertian dan Fungsi Android Studio
Pengertian dan Fungsi Android Studio
Pengertian dan Fungsi  Android Studio , tentunya sobat sudah tidak asing lagi kan dengan nama yang satu ini, Didalam pembuatan aplikasi android, media yang digunakan untuk membuatnya memang sekarang ini sudah beragam, salah satunya adalah dengan menggunakan Android Studio. Apa itu Android Studio? ini dia penjelasannya.

umumnya, Android Studio ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk membuat aplikasi yang berfungsi pada perangkat smartphone android dengan jenis ekstensi APK atau XAPK. Bahasa programmin yang sobat gunakan di  Android Studio adalah Java, C++, Go, dan Kotlin. Sedangkan XML digunakan untuk membuat tampilannya.

Apa itu Android Studio

Android Studio adalah Integrated Development Enviroment untuk sistem operasi Android, yang dibangun di atas perangkat lunak JetBrains IntelliJ IDEA dan didesain khusus untuk pengembangan Android. Dengan  Android Studio sobat bisa membuat aplikasi untuk android denan menggunakan satu perangkat aja. Di  Android Studio sudah tersedia beragam fitur yang memudahkan sobat loh, antara lain :
  • Android Emulator
  • Editor teks
  • Cloud test lab integration
  • GPU debugger preview
  • dll
Karena fiturnya yang udah lengkap,  Android Studio termasuk software IDE atau Integrated Development Environment atau lingkungan pengembangan terintegasi. Sobat bisa memulai proyek aplikasi baru, mengedit, dan menampilkannya langsung dari  Android Studio. Simple banget kan, cuma dengan satu software aja sobat bisa mengembangkan aplikasi android secara keseluruhan.

Bukan cuma itu doang, aplikasi Android Studio juga  memberi akses ke Android Software Development Kit (SDK). SDK bisa disebut ekstensi dari kode Java yang memperbolehkannya untuk berjalan dengan mulus pada perangkat atau device Android. Jadi, kalau Java dibutuhkan untuk menulis programnya, Android SDK diperlukan buat menjalankan programnya di Android. Untuk menggabungkannya, sobat memerlukan  Android Studio. Selain itu, jika sobat menemukan bug pada aplikasi, sobat juga bisa banget pakai  Android Studio untuk memperbaikinya.

Versi  - versi Android Studio :

Dalam perjalanannya , Android studio yang kita kenal selama ini terdiri empat jenis rilis yaitu Canary, Beta, Dev, dan Stable. Tentunya tiap masing-masing versi  memiliki berbagai macam fitur dan perbaikan juga ditiap versi. Berikut ini admin jelaskan versi-versi Android studio : 

  1. Canary
  2. Versi Canary ini mendapatkan semua jenis rilis. Saat ada fitur baru yang dibuat maka versi Carany akan bisa langsung mencoba fitur tersebut tanpa perlu menunggu lama loh. Update untuk Canary biasanya dirilis setiap minggunya. Mungkin pada versi ini sobat akan menemukan bug di sana sini karena fitur-fitur baru yang eksperimental dan belum sempurna sudah langsung didapatkan.

  3. Dev
  4. Build dari versi Canary yang sudah cukup matang sudah diuji secara klinis dalam beberapa waktu) akan dipilih untuk masuk ke versi Dev. Sama hal nya dengan Canary, Dev juga dipakai buat menguji fitur baru secepat mungkin ke pengguna. Walaupun dipilih dari fitur Canary yang sudah diuji, bukan berarti bebas bug namun seharusnya memiliki bug yang lebih sedikit. Rilis versi Dev keluar tiap minggu atau tiap bulan.

  5. Beta
  6. Android Studio versi  Beta memiliki fitur baru tapi dengan resiko bug yang kecil,  Rilis Beta biasanya sudah mengikutsertakan fitur-fitur baru namun dengan bug yang jauh lebih sedikit.

  7. Stable
  8. Kita dapat pakai Android Studio yang minim dengan masalah lewat versi Stable. Melalui versi ini kita diberikan garansi Android Studio yang memiliki stabilitas tinggi dan performa yang baik loh sobat.

Jadi nya pakai yang mana yaa?

Umumnya waktu kita mengunduh Android Studio di situs resminya, kita akan diarahkan ke versi Stable karena versi ini adalah versi yang paling matang dan paling aman dengan performa paling baik. Buat pekerjaan sehari hari pun disarankan untuk selalu menggunakan versi Stable untuk menghindari masalah-masalah yang tidak diinginkan. Biar ga kebanyakan masalah eheh ;v

Tapi, apabila sobat ingin mencoba fitur-fitur baru tanpa harus menunggu masuk ke versi Stable, Sobat pun bisa memasang versi lain secara berdampingan dengan versi Stable. Dikarenakan setiap versi Android Studio memiliki folder settings-nya tersendiri. Jadi penggunaan salah satu versi Android Studio tidak akan mempengaruhi versi yang lainnya.

Fungsi Android Studio

Dari pengertian yang udah admin jelaskan diatas, jelas sekali fungsi Android Studio adalah untuk mengembangkan aplikasi android. Tapi, selain itu  Android Studio juga memiliki fungsi lainnya, diantaranya :
  • Mengedit kode sumber aplikasi android
  • Mengembangkan game sederhana
  • Dan masih banyak lagi.

Penutup

Android Studio bisa banget kan dipakai untuk kalian yang mau bikin aplikasi dan mengembangkan nya. artikel Pengertian dan Fungsi Android Studio kali ini sekian sampai disini saja, semoga bermanfaat buat kalian , apabila ada pengetikan artikel yang kurang mohon dimaafkan, sekiranya artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya, sampai jumpa di artikel yang akan mendatang. Terimakasih sudah berkunjung.

Anda mungkin menyukai postingan ini