Pengertian Bootstrap - Sejarah, Fungsi, Kelebihan & Kekurangan

Pengertian Bootstrap - Sejarah, Fungsi, Kelebihan & Kekurangan
Pengertian Bootstrap - Sejarah, Fungsi, Kelebihan & Kekurangan

Pengertian Bootstrap - Sejarah, Fungsi, Kelebihan & Kekurangan - Bootstrap merupakan salah satu framework atau kerangka kerja yang berhubungan dengan HTML dan CSS digunakan dalam pembuatan tampilan web (frond end development). Framework yang satu ini sangat terkenal dan bisa dikatakan framework dengan sejuta pengguna.

Apa itu Bootstrap?

Pengertian Bootstrap menurut para ahli adalah framework atau kerangka kerja front-end untuk membuat layout maupun tampilan dari aplikasi web atau website yang bersifat responsive, mudah dan free. Responsive artinya tampilan web (lebar dan susunan isinya dapat berubah secara otomatis sesuai dengan lebar layar dari device/alat yang digunakan untuk menampilkannya.

Bootstrap terdiri dari beberapa file CSS untuk menghasilkan Grid, Layout, Tipografi, Tabel, From, Navigasi yang bagus dan powerfull. Di dalam Bootstrap juga udah terdapat Javascript (JQuery Plugins) yang fungsinya untuk memperkaya fitur-fitur web seperti Transitions, Dropdown, Modal, ScrollSpy, Tooltip, Carousel, Alert, Button dan masih banyak lagi.

Dengan bantuan Bootstrap, sobat bisa membuat responsive website dengan cepat dan mudah dan dapat berjalan sempurna pada browser-browser popular seperti Chrome, Firefox, Safari, Opera dan Internet Explorer. Karena ketika menggunakan Bootstrap, sobat tidak perlu membuat komponen-komponen web dari awal. Sobat hanya perlu “memanggil” fungsi-fungsi dan komponen-komponen yang diinginkan, contohnya navigasi, grid, tombol, dan komponen web lainnya. Maka komponen yang sobat inginkan udah langsung jadi. Pembuatan atau penambahan tombol tersebut bisa sobat wujudkan dalam waktu yang singkat. Bootstrap juga menyediakan koleksi kelas yang siap digunakan. Misalnya ketika sobat ingin membuat tombol tetapi sobat tidak harus mendesain dan juga mengetikkan sintaks css, sobat hanya perlu menambah class ‘btn’. Selanjutnya sobat bisa menambahkan class btn tambahan

Para pengembang inti Boostrap udah mengembangkan sekumpulan kelas antarmuka yang siap digunakan dengan tampilan yang bersih, simpel dan menarik. Di Bootstrap ada fitur grid, dimana sobat bisa mengatur layout halaman web yang ingin sobat buat. Tak hanya bisa memanfaatkan kelas-kelas Bootstrap yang sudah ada, sobat juga bisa menambahkan kelas dan CSS baru ke dalam program inti Boostrap.

Twitter adalah salah satu situs web yang dikenal menggunakan bootstrap. Siapa yang nggak kenal aplikasi media sosial ini. Antarmuka atau juga tampilan pada Twitter diketahui dibuat dengan memakai bootstrap. sebab bootstrap pada awalnya berasal dari pengembangan pengembang Twitter, tidak heran bahwa itu biasanya disebut Twitter Bootstrap.

Sejarah Bootstrap

Bootstrap diciptakan oleh dua orang programmer di twitter, mereka adalah Mark Otto dan Jacob Thornton. Saat bekerja, mereka memakai tools dan library yang biasa mereka gunakan dan sukai. Sehingga nggak ada standarisasi dan akibatnya sulit untuk dikelola dan proyek pengembangan website jadi sulit untuk diatur. Hal tersebut menjadi masalah ketika lebih dari satu orang mengerjakan proyek yang sama.

Mark Otto dan Jacob Thornton tergerak untuk menciptakan satu tool ataupun framework yang dapat digunakan bersama di lingkungan internal Twitter. Akhirnya, Sejak diluncurkan pada bulan Agustus 2011 mereka mengembangkan sebuah library berisi kelas-kelas dengan penamaan yang mengikuti standarisasi mereka agar lebih mudah untuk diatur. awalnya Bootstrap cuma berisi kelas CSS, namun terus berevolusi dan dilengkapi dengan kelas JavaScript, plugin, icon, button dan masih banyak lagi.

Di Januari 2012, Bootstrap merelease versi 2.0 yang didalamnya udah ada fitur responsive layout. Sejak itu, popularitas Bootstrap tak tertahankan lagi. Bootstrap ini merupakan project GitHub yang paling banyak dilihat dengan lebih dari 54.000 user dan juga yang paling banyak di copy (forked) yaitu sekitar 18.500 kali.

Dua tahun nya, Pada Agustus 2014 bootstrap kembali merilis versi terbaru, versi 3.0 yang telah mengakomodasi konsep Mobile terlebih dahulu. Yang artinya dalam pembuatan dan pengembangan layar terkecil terlebih dahulu (mobile / smartphone) dan secara bertahap di layar terbesar. Bootstrap telah merilis versi 4.0 (sebelumnya pada tahun 2017 versi beta telah dirilis) sebagai penyempurnaan dokumentasi dan untuk menambahkan beberapa fitur tambahan.

Fungsi Bootstrap

Tentu saja bootstrap memiliki fungsi atau fungsi yang tentunya akan memudahkan pekerjaan Kalian dalam memproses situs web. Beberapa fungsi yang dimiliki oleh bootstrap meliputi:
  • Bootstrap akan membantu dalam membuat dan merancang situs web yang cepat dan responsif. Artinya, tampilan web yang dibangun memakai bootstrap akan secara otomatis menyesuaikan ukuran layar di browser.
  • Bootstrapping juga akan membantu dalam menciptakan dan mengembangkan situs web yang dinamis atau statis. Kalian hanya perlu menentukan sesuai dengan kebutuhan Kalian.
  • Bootstrap sudah menyediakan berbagai antarmuka kelas yang berguna untuk membantu situs web menjadi ringan dan cepat saat diakses.
  • Boostrap juga membantu dalam membuat pengaturan tata letak halaman di situs web. Ini karena bootstrap dilengkapi dengan fitur yang disebut kisi.
  • Kalian juga dapat langsung menambahkan CSS dan kelas sendiri. Dengan begitu, Kalian bisa mendesain situs web Kalian sehingga memiliki tampilan yang lebih bervariasi.
  • Inilah alasan mengapa banyak orang, terutama mereka yang bekerja di dunia pengembang web, mulai melirik Bootstrap. Banyak orang telah merasakan manfaat atau manfaat menggunakan boostrap.
Jadi, bagi Kalian yang baru belajar cara membuat situs web, maka buat situs web Kalian dengan bootstrap ( tidak juga sih, pahami dulu dasar CSS jangan asal lompat yak nanti keblinger ).

Kelebihan dan Kekurangan Pada Bootstrap

Wajar jika suatu sistem atau program memiliki kekurangan, termasuk bootstrap. Adapun beberapa hal yang termasuk dalam kelebihan dan kekurangan bootstrap, kami akan menjelaskannya seperti di bawah ini.

Kelebihan Bootstrap

Berikut adalah beberapa kelebihan dan dimiliki oleh Bootstrap
  1. Dapat digunakan untuk membantu mempercepat saat membuat front-end di situs web.
  2. Bootstrap memiliki tampilan yang modern sehingga dapat membuat situs web Kalian memiliki penampilan yang menarik.
  3. Bootstrap akan membuat situs web Kalian terlihat lebih responsif. Jadi, ketika Kalian menggunakan ponsel cerdas atau komputer untuk membuat situs web Kalian, itu akan menyesuaikan dengan ukuran layar.
  4. Boostrap juga akan membuat situs web Kalian lebih ringan saat dibuka. Jadi mereka yang ingin mengakses situs web Kalian tidak perlu menunggu lama. Ini karena sebelumnya proses bootstrap dilakukan dengan rapi dan sistematis.
  5. Dengan bootstrap, Kalian bisa mendapatkan semua jenis warna, operasi penggunaan, dan juga berbagai variabel yang Kalian butuhkan. Jadi, Kalian tidak perlu khawatir lagi karena hasilnya tentu tidak akan berbeda ketika Kalian membukanya di perangkat yang berbeda.
  6. Bootstrap dikenal lebih lengkap. Ini karena itu termasuk CSS, HTML dan Javascript.
  7. Open source, artinya Kalian tidak perlu harus mendapatkan lisensi dan bahkan Kalian dapat mengembangkan situs web Kalian sesuai dengan kebutuhan atau kebutuhan Kalian .
  8. Kerangka kerja yang dimiliki oleh Bootstrap menggunakan Less. Less adalah teknologi dari CSS yang terkenal dengan kesederhanaannya. Kurang menawarkan banyak fleksibilitas dan kekuatan.

Kekurangan bootstrap

  1. Karena menggunakan CSS3, bootstrap minimal.
  2. Karena terlalu fokus pada pengkodean, sehingga membuat kita kurang kreatif mendesain situs web sesuai dengan yang benar-benar diinginkan.
  3. Bootstrap tampaknya tidak dapat menampilkan situs web yang sama di semua browser. Maka hanya browser tertentu yang menunjukkan situs web boostrap sesuai ukurannya dengan layar dari perangkat yang dipakai.

Penutup

Sampai saat ini Bootstrap masih aktif dikembangkan dan di release secara open source, tak heran jika pengembangannya berjalan dengan cepat. Untuk mendownload dan melihatnya, sobat silahkan kunjungi situs resmi dari Bootstrap . Sekian artikel ini, Semoga Bermanfaat!