Pengertian Laravel - Sejarah, Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Laravel - Sejarah, Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Laravel - Sejarah, Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya
Pengertian Laravel - Sejarah, Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya


Pengertian Laravel - Sejarah, Fitur, Kelebihan dan Kekurangannya Yang dimana Laravel ini merupakan sebuah framework PHP yang sangat populer saat ini. Sama kayak CodeIgniter, kalo sobat udah pernah denger tentang CodeIgniter, laravel dan codeIgniter ini sama-sama merupakan framework atau kerangka kerja PHP yang dibuat untuk mempermudah sobat dan para pemrogrammer lainnya dalam membangun sistem aplikasi. Tapi jika sobat belum tau apa itu CodeIniter dan ingin mengetahuinya lebih lanjut, sobat bisa baca artikel tentang CodenIgniter disini

Pengertian Laravel

Laravel adalah framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT dengan konsep MVC (model view controller). Laravel merupakan pengembangan website yang ditulis dalam PHP dan berbasis MVP. Dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan meminimalisir biaya pengembangan awal dan biaya pemeliharaan, Selain itu Laravel juga untuk menambah pengalaman bekerja dengan aplikasi. Laravel menyediakan sintaks yang ekspresif, jelas dan menghemat waktu sobat.

Untuk menggunakan Laravel, sobat butuh melakukan penginstalan sebuah Composer. Arti dari Composer sendiri adalah alat manajemen dependency pada PHP seperti npm(Node.js) dan Bundler(Ruby). Composer memungkinkan membuat library pada project sobat dan akan menginstall atau mengupdate secara otomatis tanpa sobat harus menginstall manual.

Update!
Saat Artikel ini diperbaiki kembali
Pada Tanggal 03-September-2020 Laravel Sudah Rilis Veri ke 7

Sejarah Laravel

Laravel diciptakan oleh Taylor Otwell untuk memberikan alternatif yang lebih baik dari Framework Codeigniter. Laravel versi beta pertama kali di perkenalkan pada 09 juni 2011. Di bulan yang sama Laravel merilis versi pertamanya yaitu Laravel 1, Di Laravel 1 ini udah dibekali banyak fitur yaitu ; authentication, localisation, models, views, sessions, routing dan fitur-fitur lainya, Tapi di Laravel 1 masih kurang mendukung Controller.

Laravel versi 2 di rilis di bulan September 2011. Banyak penigkatan pada Laravel 2, fitur baru utamanya adalah udah mendukung Controller. Yang membuat Laravel menjadi Framework MVC sepenuhnya adalah fitur ini.

Laravel 3 dirilis di bulan  Februari 2012. Dalam Laravel 3 ini memiliki fitur – fitur baru yaitu; Command-Line Interface (CLI) atau yang biasa disebut Artisan. Pada versi ini juga udah mendukung database migrations, dan packaging system atau yang sering di kenal dengan Bundles.

Laravel 4 dirilis di bulan Mei 2014, disebut Illuminate. Di versi ini Laravel udah  menggunakan Composer sebagai package manager nya.

Selanjutnya, Laravel 5 dirilis di bulan Februari 2015. Pada versi ini pun banyak penambahan fitur-fitur beberapa diantaranya Flysystem, Elixir, Socialite dan lainnya.

Fitur-Fitur pada Laravel

Banyak sekali fitur yang tersedia pada PHP Framework modern ini, Berikut ini fitur framework Laravel yang membedakan antara framework php ini dari framework lainnya. Apa saja fitur utama laravel?

  1. Dependency Management, Adalah sebuah fitur yang berguna untuk memahami fungsi wadah layanan (IoC) memungkin objek baru dihasilkan dengan pembalikan controller dan merupakan bagian inti untuk mempelajari aplikasi web modern.
  2. Modularity, adalah sejauh mana sebuah komponen aplikasi web dapat dipisahkan dan digabungkan kembali. Modularitas dapat membantu Kalian untuk mempermudah proses update, Bukan hanya itu, Dalam membangun dan mengembangkan website, fitur ini memungkinkan Kalian untuk menyempurnakan dan meningkatkan fungsionalitas dari web tersebut.
  3. Authentication, adalah bagian integral dari aplikasi web modern, Laravel menyediakan otentikasi di luar kotak, dengan menjalankan perintah sederhana. Kalian juga dapat membuat sebuah sistem yang otentikasinya berfungsi secara penuh dan proses konfigurasi otentikasi sudah berjalan secara otomatis.
  4. Caching, adalah sebuah teknik untuk menyimpan data di lokasi penyimpanan sementara dan dapat diambil dengan cepat saat dibutuhkan. Dalam laravel, hampir semua data caching berasal dari tampilan ke rute, Sehingga dapat mengurangi waktu pemrosesan dan meningkatkan kinerja.
  5. Routing, Routing Laravel dapat digunakan untuk membuat aplikasi yang tenang dengan mudah. Dalam framework ini semua request dipetakan dengan bantuan rute. Kalian juga dapat mengelompokkan rute, menamainya, menerapkan filter pada mereka dan mengikat data model Kalian kepadanya.
  6. Restful Controller, Adalah sebuah fitur yang berfungsi memisahkan logika dalam melayani HTTP GET and POST. kalian juga dapat membuat pengontrol sumber daya yang dapat digunakan untuk membuat CRUD dengan mudah.
  7. Testing and Debugging, Laravel hadir dengan menggunakan PHPUnit di luar kotak yang berfungsi untuk menguji aplikasi Kalian. Framework ini dibangun dengan pengujian dalam pikiran sehingga mendukung pengujian dan debugging terlalu banyak.
  8. Template Engine, Blade adalah template engine Laravel, Blade berfungsi untuk menyediakan sejumlah fungsi pembantu untuk memformat data Kalian dalam bentuk tampilan.
  9. Configuration Management Features, Dalam laravel semua file konfigurasi Kalian disimpan di dalam direktori config, Kalian dapat mengubah setiap konfigurasi yang tersedia.
  10. Eloquent ORM, Laravel berbasis pada Eloquent ORM yang menyediakan dukungan untuk hampir semua mesin basis data. Fitur ini juga berfungsi untuk menjalankan berbagai operasi database di dalam website dan mendukung berbagai sistem database seperti MySQL dan SQLite.

Manfaat Laravel untuk Proses Pengembangan Website

  1. Website sobat menjadi lebih scalable (mudah dikembangkan).
  2. Terdapat namespace dan tampilan yang membantu sobat untuk mengorganisir dan mengatur sumber daya website. 
  3. Proses pengembangan jadi lebih cepat sehingga menghemat waktu sobat, karena Laravel dapat dikombinasikan dengan beberapa komponen dari framework lain untuk mengembangkan website.

Kelebihan dan Kekurangn Framework Laravel

Setiap Bahasa Pemrograman / Framework pasti masing - masing nya mempunyai sebuah kekurangan dan kelebihan tersendiri, berikut ini saya ulas secara ringkas kelebihan dan kekurangan pada framework laravel.

Apa saja keunggulan dari Laravel ?

  1. Waktu yang sobat butuhkan untuk mengembangan projek website menggunakan Laravel menjadi lebih cepat.
  2. Bisa meningkatkan pengunjung webiste karena teknologi framework dapat digunakan di segala browser dan berbagai perangkat dengan baik.
  3. Dilengkapi dengan utilitas pemrograman untuk membantu proses pengembangan aplikasi web dan juga moderasi dengan cara terbaik. Ini dikemas dengan Modular Packaging System (MPS) dengan pengaturan ketergantungan yang lengkap.
  4. Laravel memiliki banyak Library Object Oriented
  5. Modul di dalam Laravel Bersifat Individu dan Independen
  6. TersediaTool Artisan
  7. Bersifat Open Source
  8. Dokumentasinya lengkap 

Lalu, Apa saja kekurangan Laravel ?

  1. Tidak Mudah memahami untuk pertama kali
  2. Tidak semua hosting cocok dengan Laravel
  3. Ukuran File besar
  4. Install di Server Laravel tidak semudah Codeigniter

Jika sobat install codeigniter di ftp tinggal upload aja dan ubah konfigurasi database, tapi install Laravel tidak semudah itu. Apabila sobat sewa hosting di tempat lain, kita harus punya akses putty ke server agar bisa install composer. Untuk apa Composer? Composer ini berfungi untuk sobat menjalankan perintah. Kenapa sobat jalankan perintah itu, karena beda lingkungan OS beda sistem laravel. Laravel di windows beda dengan Laravel di Linux. Kalo sobat buat aplikasi di windows maka saat di upload di server Linux, sobat harus jalankan perintah composer update di root aplikasi agar laravel bisa menyesuaikan lingkungan OS yang baru.

Penutup

Kesimpulan dari pembahasan Pengertian dan Sejarah Framework Laravel, bahwa Laravel merupakan web application framework berbasis PHP yang open source, menggunakan konsep model–view–controller. Dan banyak fitur dalam laravel yang dapat kita gunakan. Laravel mempunyai dokumentasi yang lengkap dari mulai install sampai fitur2 yang lengkap. Sobat bisa akses dokumentasi lengkapnya di website resminya https://laravel.com/ Sekian artikel ini ,semoga bermanfaat sobat.

Anda mungkin menyukai postingan ini