Pengertian SQL, Fungsi dan Sejarahnya

Pengertian SQL, Fungsi dan Sejarahnya

Pengertian SQL, Fungsi dan Sejarahnya
Pengertian SQL, Fungsi dan Sejarahnya

Pengertian dan Sejarah SQL - Sebelum sobat memulai untuk belajar database, sebaiknya sobat mengenal terlebih dahulu bahasa yang digunakan untuk menuliskan perintah manipulasi data yang akan di pakai untuk manajemen pada database, Karena pada saat membuat request/kode sobat nggak bisa mengetikkan secara asal-asalan. Disini admin akan bahas mengenai pengertian SQL. Kode ini disebut sebagai query, Nah query ini ditulis berdasarkan dengan sekumpulan pre-defined code, sehingga database bisa memahami instruksi yang sobat minta.

Pengertian SQL

Pengertian SQL secara umum dapat diartikan sebagai bahasa yang digunakan dalam mengakses data. Khususnya untuk data yang memiliki basis relasional (RDBMS) yang dirancang untuk aplikasi dengan arsitektur client/server. SQL termasuk dalam bahasa pemrograman yang multithread dan multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia  Standardisasi SQL udah ada sejak tahun 1986 dan diinisiasi oleh ANSI, Bahasa komputer dalam data basis relasional ini berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh American National Standard Institute (ANSI).

Pengertian SQL sendiri adalah bahasa standard untuk melakukan berbagai operasi data pada database. Diantaranya yaitu mendefinisikan tabel, menampilkan data dengan kriteria tertentu, menambahkan data dan juga menghapus data. Penggunaan SQL di beberapa bahasa pemrograman secara umum relatif sama.  SQL berisikan perintah sederhana yang berisi instruksi-instruksi untuk manipulasi data. Perintah SQL ini sering disebut dengan istilah query.

Sobat perlu menguasai SQL karena program pada saat sekarang ini, pasti menggunakan database untuk menyimpan datanya. Admin sendiri biasa menggunakan database mysql dan oracle. SQL singkatan dari Structured Query Language yang merupakan bahasa standar yang digunakan untuk mengakses sebuah basis data relasional, termasuk Oracle. SQL menyediakan sekumpulan statemen untuk melakukan proses penyimpanan, modifikasi, dan pengambilan data di dalam database.

Sejarah SQL

Awal mula sejarah SQL mengacu pada artikel dari Jhonny Oracle yang merupakan salah seorang peneliti di IBM. Artikel nya membahas tentang  ide pembuatan sebuah basis data relasional yang muncul di tahun 1970, di bulan Juni.  Artikel itu pun membahas mengenai kemungkinan di masa mendatang untuk menciptakan sebuah bahasa data yang standar. Karena itulah, kemudian muncul istilah SEQUEL yang merupakan singkatan dari Structured English Query Language.

Awalnya SQL diciptakan pada tahun 1979, oleh Michael Monty Widenius, seorang programmer komputer asal Swedia. Lalu Monty mengembangkan sistem database sederhana dan menamakannya UNIREG yang menggunakan koneksi low-level ISAM database engine dengan indexing. Pada saat itu Monty bekerja pada perusahaan bernama TcX di Swedia. Di tahun 1994 TcX mulai mengembangkan aplikasi berbasis web, dan berencana menggunakan UNIREG sebagai sistem database. Tapi sayangnya, UNIREG dianggagap nggak cocok untuk database yang dinamis seperti web.

TcX mencoba mencari alternatif sistem database yang lainnya, salah satunya yaitu mSQL (miniSQL). Tetapi, mSQL versi 1 ini juga memiliki kekurangan, yaitu nggak mendukung indexing, sehingga performanya nggak terlalu bagus. Hal tersebut memiliki tujuan untuk memperbaiki performa mSQL, Monty mencoba menghubungi David Hughes (programmer yang mengembangkan mSQL) untuk menanyakan apakah ia tertarik mengembangkan sebuah konektor di mSQL yang dapat dihubungkan dengan UNIREG ISAM sehingga mendukung indexing. Tapi Hughes menolak, alasannya sedang mengembangkan teknologi indexing yang independen untuk mSQL versi 2.

Karena ditolah, David Hughes, TcX dan juga Monty akhirnya membuat keputusan untuk merancang dan mengembangkan sendiri konsep sistem database baru. Yang sistem ini merupakan gabungan dari UNIREG dan mSQL (yang source codenya dapat bebas digunakan). Pada  bulan Mei 1995, sebuah RDBMS baru, yang dinamakan MySQL dirilis.

David Axmark dari Detron HB, rekanan TcX memberi usul agar SQL di ‘jual’ dengan model bisnis baru. Ia mengusulkan agar SQL dikembangkan dan dirilis dengan gratis. Pendapatan perusahaan selanjutnya di dapat dari menjual jasa “support” untuk perusahaan yang ingin mengimplementasikan SQL. Nah, konsep bisnis ini sekarang dikenal dengan istilah Open Source.
Pada tahun 1995 juga, TcX berubah nama menjadi SQL AB, dengan Michael Widenius, David Axmark dan Allan Larsson sebagai pendirinya. Titel “AB” dibelakang SQL, adalah singkatan dari “Aktiebolag”, istilah PT (Perseroan Terbatas) bagi perusahaan Swedia.

Fungsi SQL

Keberadaan SQL dalam mengelola sebuah database memberikan fungsi tersendiri. Bagi seorang admin, adanya SQL dapat memungkinkan kalian untuk mengakses maupun mengubah database. Kalian pun bisa menjalankan sebuah query maupun mengambil data yang dibutuhkan. Termasuk pula memperbarui atau menyisipkan data dalam database.

SQL juga bisa digunakan untuk menghapus sebuah data pada database. Fungsi lainnya adalah untuk membuat sebuah prosedur baru dan ini akan tersimpan dalam sebuah database. Selain itu juga bisa mengatur hak akses dalam tabel, prosedur, maupun hal-hal penting lainnya.

Apa Saja Kegunaan dari SQL ?

  • Memungkinkan sobat untuk mengakses dan memanipulasi database.
  • Mengeksekusi query terhadap database
  • Mengambil data dari database
  • Menyisipkan catatan dalam database
  • Memperbarui catatan dalam database
  • Menghapus catatan dari database
  • Membuat database baru
  • Membuat tabel baru dalam database
  • Membuat prosedur yang tersimpan dalam database
  • Membuat pemandangan dalam database
  • Mengatur hak akses pada tabel, prosedur, dan pandangan

Penutup

Jadi, Pada kesimpulan dari pengertian SQL ini merupakan bahasa yang akan sobat gunakan untuk hal hal yang mengenai database, entah itu membuat, menghapusnya, atau memodifikasinya. Untuk pembahasan mengenai perintah dan struktur pada SQL, admin akan membahasnya di lain kesempatan. Semoga bermanfaat.

Anda mungkin menyukai postingan ini