Pengertian dan Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP pada Microsoft Excel

Pengertian dan Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP pada Microsoft Excel

Pengertian dan Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP pada Microsoft Excel
Pengertian dan Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP pada Microsoft Excel
Pengertian dan Cara Menggunakan Rumus Vlookup pada Microsoft Excel - Hallo, Masih dengan pembahasan yang berlanjut mengenai Microsoft Excel, karna pada Excel ini banyak sekali ya sobat rumusnya, jadi kita bahas satu persatu. Kali ini admin akan membahas Pengertian dan Cara Menggunakan Rumus Vlookup pada Microsoft Excel. Sebenernya sih rumus ini mungkin udah gak asing deh, tapi mungkin masih banyak yang belum tau dan bertanya - tanya,penjelasan tentang VLOOKUP , bagaimana cara menggunakannya, dan apa sih fungsinya.

Rumus VLOOKUP  ini berdampingan dengan rumus HLOOKUP, yang sering membuat bingung adalah Perbedaan Rumus VLOOKUP dan HLOOKUP. cuma karena kita membahas nya satu - satu, rumus HLOOKUP akan admin bahas di artikel berikutnya yaa. Nah, langsung saja pada penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Rumus VLOOKUP

Rumus VLOOKUP adalah salah satu fungsi Microsoft Excel yang digunakan untuk mencari data pada kolom pertama sebuah tabel data, kemudian mengambil nilai dari sel mana pun di baris yang sama pada tabel data tersebut. Rumus VLOOKUP digunakan untuk mengambil suatu nilai dari tabel lain berdasarakan kata kunci tertentu.  Dengan rumus VLOOKUP pada Microsoft Excel ini sobat dapat mengisi data pada sebuah tabel berdasarkan data pada tabel referensi lain dengan menggunakan sebuah nilai kunci yang spesifik.

Huruf "V" didepan kata VLOOKUP merupakan singkatan dari kata Vertical. Vertikal ini mengarah pada bentuk tabel referensi yang digunakan,  judul tabel yang terletak dibagian atas dan field datanya tersusun kebawah secara vertikal ya sobat. Fungsi rumus VLOOKUP Excel ini tersedia disemua versi Microsoft ya sobat. Disini Excel yang admin pakai adalah versi 2010. Rumus VLOOKUP adalah =VLOOKUP(Nilai yang dicari; Tabel referensi; Nomor kolom;True/False)

Definisi : 

  • Nilai yang di cari adalah nilai yang akan sobat cari pada kolom pertama sebuah tabel atau kolom paling kanan dari Tabel Referensi. Tabel yang dapat berupa angka, teks, tanggal maupun nilai tertentu baik ditulis langsung maupun sebuah referensi sel. Bisa berupa nilai yang dihasilkan oleh rumus excel lainnya.
  • Tabel Referensi adalah Sebuah tabel referensi data yang terdiri dari 2 kolom atau lebih, dimana Nilai yang dicari berada pada kolom pertama tabel data ini.
  • Nomor Kolom adalah  posisi kolom yang akan sobat ambil datanya.
  • True/False Nilai logika True/false ini menujukkan tipe pencarian. Nilai logika pada rumus VLOOKUP yang digunakan sebagai acuan untuk menetapkan apakah sobat ingin VLOOKUP menemukan hasil yang sama persis atau cukup menemukan nilai yang mendekati.
  • TRUE = akan menemukan nilai yang di cari pada tabel referensi. Untuk nilai ini adalah pencarian yang sama persis atau mendekati. Tapi, kalo Nilai yang sama persis nggak ditemukan, maka nilai terbesar berikutnya yang kurang dari nilai yang di cari yang bakal dihasilkan.
  • FALSE = akan menemukan nilai yang di cari pada tabel referensi. Untuk nilai ini adalah pencarian yang sama persis saja. Jika nggak ditemukan maka hasil pesannya akan error #NA!

Bagaimana Cara Menggunakan VLOOKUP?

rumus vlookup
rumus vlookup
  1. Langkah yang pertama, sobat harus perhatikan keberadaan dari kedua Tabel A dan Tabel B, yang dimana nantinya kita akan mengambil data dari Tabel B ke Tabel A dengan menggunakan rumus ini.
  2. Lalu, sobat akan mengetikan rumus VLOOKUP ini pada sell yang ingin sobat isi, disini admin akan mengisi sell D3 sampai D12 yaitu untuk mengambil data gaji yang akan diterima oleh masing - masing nama.
  3. Masukan rumus =VLOOKUP , lalu nilai yang di cari ( Golongan) berada pada tabel C3. Maka penulisan menjadi =VLOOKUP(C3;
  4. Kemudian, tabel referensi untuk sobat mengambil data, yang berada pada Range F6 : G9. Maka penulisan menjadi =VLOOKUP(C3;F6:G9;
  5. Langkah selanjutnya, sobat perhatikan data yang akan di ambil ini berada pada kolom keberapa. Karena kolom nilai merupakan kolom kedua, maka tambahkan angka 2 didalam rumus. =VLOOKUP(C3;F6:G9;2;
  6. Yang terakhir, apakah nilai yang di cari sama persis atau tidak, pada contoh ini admin buatkan yang sama persis, maka tambahkan FALSE.  =VLOOKUP(C3;F6:G9;2;FALSE)
  7. Nah, untuk memudahkan sobat mendrag atau copy rumus ini agar lebih mudah menentukan hasilnya, sisipkan tanda $ pada range tabel referensi, bisa sobat lihat contohnya di bawah ini. seperti biasa, sobat letakan pointer di ujung garis sampai muncul tombol + lalu drag ke bawah. Maka hasil akan otomatis terisi semua. 
Rumus akhir menjadi =VLOOKUP(C3;$F$6:$G$9;2;FALSE)

rumus vlookup
rumus vlookup
Hal lain yang perlu sobat perhatikan saat menggunakan rumus Vlookup adalah jika nilai yang sobat berikan untuk argumen nilai yang di cari lebih kecil dari nilai terkecil di kolom pertama argumen tabel referensi, Rumus VLOOKUP akan menghasilkan nilai kesalahan #N/A.

Harus di garis bawahi, bahwa fungsi VLOOKUP ini hanya mengambil data pertama yang ditemukan, sehingga jika data yang dicari ternyata lebih dari satu maka untuk megambil data ganda tersebut perlu menggunakan cara lain. Dan perlu sobat inget juga, fungsi rumus yang satu ini cuma berlaku apabila tabel sobat susun secara Vertikal. Lalu gimana kalo disusun secara Horisontal? nah, itulah fungsi dari rumus HLOOKUP, ini akan menjadi pembahasan pada artikel berikutnya.

Cara menggunakan rumus VLOOKUP ini sangat bermanfaat untuk pengambilan data dari tabel lain yang cukup banyak, jadi sobat tidak perlu mengetikannya secara manual lagi, cukup analisis saja dan tulis 1 rumus, lalu drag ke bawah hehe.. Sampai di sini pembahasan tentang Rumus VLOOKUP sobat, semoga bermanfaat. Sampai bertemu di artikel selanjutnya.

Anda mungkin menyukai postingan ini