Fungsi - Fungsi Matematika pada PHP

Fungsi - Fungsi Matematika pada PHP
Fungsi - Fungsi Matematika pada PHP

Fungsi - Fungsi Matematika pada PHP. Matematika tidak lepas dari pemrograman komputer, begitupun sebaliknya. Fungsi-fungsi matematika telah tersedia dalam PHP. Bahasa pemrograman PHP inu membawa banyak fungsi yang berkaitan dengan matematika, seperti contohnya fungsi absolut, perpangkatan, akar kuadrat, konversi sudut derajat ke bentuk radian, dan sebagainya. Kali ini   admin akan membahasa beberapa hal penting mengenai fungsi-fungsi matematika pada PHP.

Fungsi Matematika pada PHP

  • abs() untuk mengembalikan mutlak (positive) nilai angka
  • acos() untuk mengembalikan kosinus busur nomor
  • acosh() untuk mengembalikan inversi kosinus hiperbolik angka
  • asin() untuk mengembalikan sinus busur nomor
  • asinh() untuk mengembalikan sinus hiperbolik terbalik sebuah angka
  • atan() untuk mengembalikan singgung busur nomor dalam radian
  • atan2() untuk mengembalikan singgung busur dua variabel x dan y
  • atanh() untuk mengembalikan inversi tangen hiperbolik angka
  • base_convert() untuk Mengkonversi nomor dari satu nomor dasar yang lain
  • bindec() untuk mengkonversi bilangan biner ke angka desimal
  • ceil() untuk Putaran angka sampai ke bilangan bulat terdekat
  • cos() untuk mengembalikan cosinus dari angka
  • cosh() untuk mengembalikan kosinus hiperbolik sebuah angka
  • decbin() untuk mengubah angka desimal ke bilangan biner
  • dechex() untuk mengubah angka desimal ke nomor heksadesimal
  • decoct() untuk mengkonversi bilangan desimal ke bilangan oktal
  • deg2rad()untuk mengkonversi nilai derajat ke nilai radian
  • exp() untuk menghitung eksponen e
  • expm1() untuk mengembalikan exp(x) - 1
  • floor() untuk membulatkan angka ke bilangan bulat terdekat
  • fmod() untuk mengembalikan sisa x / y
  • getrandmax() untuk mengembalikan nilai terbesar yang dikembalikan oleh rand()
  • hexdec() untuk mengonversi angka heksadesimal ke angka desimal
  • hypot() untuk menghitung sisi miring dari segitiga siku-angle
  • is_finite()untuk mengecek suatu nilai terbatas atau tidak
  • is_infinite()untuk memeriksa suatu nilai tak terbatas atau tidak
  • is_nan() untuk memeriksa apakah suatu nilai adalah 'tidak-a-nomor'
  • lcg_value() untuk mengembalikan nomor pseudo random di kisaran antara 0 dan 1
  • log() untuk mengembalikan logaritma natural dari angka
  • log10() untuk mengembalikan basis-10 logaritma angka
  • log1p() untuk pengembalian log(1+number)
  • max() untuk mengembalikan nilai tertinggi dalam array / nilai tertinggi dari beberapa nilai yang ditentukan
  • min() untuk mengembalikan nilai terendah dalam array / nilai terendah dari beberapa nilai yang ditentukan
  • mt_getrandmax() untuk mengembalikan nilai terbesar yang dikembalikan oleh mt_rand()
  • mt_rand() untuk menghasilkan integer acak dengan menggunakan algoritma Mersenne Twister
  • mt_srand() Benih yang mersenne Twister random number generator
  • octdec() untuk mengkonversi bilangan oktal ke angka desimal
  • pi() untuk mengembalikan nilai PI
  • pow() untuk mengembalian x pangkat y
  • rad2deg() untuk mengkonversi nilai radian ke nilai derajat
  • rand() untuk menghasilkan integer acak
  • round() untuk membulatkan floating-point nomor
  • sin() untuk mengembalikan sinus dari nomor
  • sinh() untuk mengembalikan sinus hiperbolik sebuah angka
  • sqrt() untuk mengembalikan akar kuadrat dari angka
  • srand() Biji nomor acak
  • tan() untuk mengembalikan tangen angka
  • tanh() untuk mengembalikan tangen hiperbolik angka
Dari sekian banyaknya fungsi matematika dalam PHP, admin akan berikan contoh program dari beberapa fungsi yang sering di gunakan. 

Fungsi yang Sering digunakan

Fungsi Absolut : abs()

Fungsi abs() akan mengembalikan nilai absolut dari nilai negatif mau pun positif. Nilai absolut adalah suatu keadaan dimana nilai akan  dianggap positif.

Contoh program :
<?php

$a = 10;
$b = 33;

$selisih = abs($a - $b); // 23

echo "Selisih: {$selisih}";
Output :
Selisih: 23

Fungsi Pi: pi()

Fungsi pi() akan mengembalikan nilai konstanta PI.

Contoh Program :
<?php

echo "Nilai pi = " . pi();
Output :
Nilai pi = 3.1415926535898

Perpangkatan Bilangan: pow()

Fungsi pow() berguna untuk memangkatkan suatu bilangan pada PHP. Fungsi ini membutuhkan 2 parameter yaitu Bilangan yang akan dipangkat dan Nilai eksponen.

Contoh Program :
<?php

echo "2 pangkat 2 = " . pow(2, 2) . "<br>"; 
echo "2 pangkat 3 = " . pow(2, 3) . "<br>";
echo "5 pangkat 3 = " . pow(5, 3) . "<br>"; 
echo "3 pangkat 5 = " . pow(3, 5) . "<br>"; 
Output :
2 pangkat 2 = 4
2 pangkat 3 = 8
5 pangkat 3 = 125
3 pangkat 5 = 24

Akar Bilangan: sqrt()

Fungsi sqrt() berguna untuk menghitung akar kuadrat dari suatu bilangan. Dan ditinjau dari segi parameter, hanya membutuhkan satu parameter saja.

Contoh Program :
<?php

echo "Akar 0 = " . sqrt(0) . "<br>";
echo "Akar 1 = " . sqrt(1) . "<br>";
echo "Akar 4 = " . sqrt(4) . "<br>";
echo "Akar 9 = " . sqrt(9) . "<br>";
Output :
Akar 0 = 0
Akar 1 = 1
Akar 4 = 2
Akar 9 = 3

Membuat Angka Acak: rand()

Terdapat dua fungsi didalam PHP yang bisa kalain gunakan untuk membuat angka secara acak. Dua fungsi tersebut adalah rand() dan juga mt_rand(). Pada versi PHP lama, keduanya adalah dua fungsi yang berbeda. Tetapi seiring perkembangan PHP, setelah versi PHP 7.1, dua-duanya sama saja. Yang satu merupakan alias dari yang lainnya.

Fungsi rand() memiliki 2 parameter yaitu :
  • min :  nilai terendah yang akan dikembalikan dari fungsi rand(), bersifat opsional. Jika tidak didefinisikan, nilai default-nya adalah 0
  • max :   nilai terbesar yang akan dikembalikan dari fungsi rand(),  bersifat opsional. Jika tidak didefinisikan, nilai default-nya adalah hasil kembalian dari fungsi getrandmax().
Contoh Program :
<?php

echo rand() . '<br>';
echo rand(0, 10) . '<br>'; 
Keterangan : Angka yang muncul adalah angka dari 0 - 10 secara acak.

Konversi Derajat ke Radian: deg2rad()

Fungsi deg2rad() digunakan untuk mengkonversi nilai derajat kemiringan sudut ke dalam nilai radian. Fungsi ini hanya menrrima satu parameter saja.

Contoh Program :
<?php

echo deg2rad(120) . '<br>';
echo deg2rad(30) . '<br>';
echo deg2rad(225) . '<br>';
Output :
2.0943951023932
0.5235987755983
3.9269908169872

Pembulatan Pecahan: round()

Apabila kalian memiliki angka desimal dengan angka di belakang koma yang sangat panjang sekali, kalian pastinya perlu membulatkannya. Kalian ingin bulatkan dengan mengurangi jumlah angka di belakang koma, atau dengan membulatkan angka ke bilangan bulat terdekat. PHP telah menyediakan fungsi bawaan yaitu round().

round() menerima 3 parameter, yaitu :
  • number: angka yang akan kita bulatkan, bersifat required. 
  • precision: jumlah angka di belakang koma, jika dikosongkan maka nilai default-nya adalah 0, berisfat opsional.
  • mode: parameter ini karena berkaitan dengan konstanta, bersifat opsional.
Contoh Program :
<?php

echo round(4.6789) . "<br>";
echo round(4.3234) . "<br>";
echo round(pi(), 2) . "<br>"; 
echo round(pi(), 4) . "<br>";
Output :
5
4
3.14
3.1416

Pembulatan Kebawah: floor()

Fungsi floor() digunakan untuk membulatkan nilai pecahan ke nilai bulatan terkecil. Tidak peduli apakah nilai pecahan tersebut sebenarnya lebih dekat ke nilai bulatan setelahnya.

Contoh Program :
<?php

echo floor(3.9999) . '<br>';
echo floor(3.33) . '<br>';
Output :
3
3

Pembulatan Keatas: ceil()

Fungsi ceil() adalah kebalikan dari fungsi floor(). Jika fungsi floor() berguna untuk membulatkan pecahan ke bilangan bulat terkecil, maka fungsi ceil() akan membulatkan bilangan pecahan ke bilangan bulat yang paling besar.

Contoh Program :
<?php

echo ceil(3.9999) . '<br>';
echo ceil(3.33) . '<br>';
Output :
4
4

Penutup

Pembahasan kali ini mugkin cukup sederhana, tetapi sangat penting. Karena beberapa fungsi di atas sering kita temukan di dalam kasus-kasus sehari-hari.