PHP Dasar - Pecabangan dalam PHP

PHP Dasar - Pecabangan dalam PHP
PHP Dasar - Pecabangan dalam PHP

PHP Dasar - Pecabangan dalam PHP. Dalam PHP ada dua jenis struktur kontrol, yaitu : logika percabangan, dan blok kode perulangan. Kali ini kita admin akan jelaskan dan memberikan contoh logika percabangan dalam PHP. Silahkan simak artikel dibawah ini untuk megetahui lebih jelas.

Pecabangan dalam PHP

Macam-Macam Percabangan PHP

Percabangan If

Percabangan if adalah percabangan yang paling dasar. Fungsi dari if adalah memeriksa nilai boolean atau sebuah ekspresi logika. Apabila suatu variabel atau suatu ekspresi logika bernilai true(benar), maka proses yang ada di dalam blok kode if akan dijalankan. Sebaliknya, Apabila tidak, maka perintah atau kode yang ada di dalam blok if tidak akan dijalankan.

Contoh Percabangan if pada PHP
<?php
$nilai = 95;

if($total_belanja > 80){
    echo "Selamat Anda Lulus!";
}
Keterangan : "Selamat Anda Lulus" hanya akan muncul saat kondisi variabel $nilai diatas bernilai lebih dari 80.

Kondisi yang digunakan pada contoh adalah:
$nilai > 80
Kondisi atau pernyataan akan bernilai true dan false. Apabila bernilai true (benar), maka kode yang ada akan dieksekusi. Tetapi sebaliknya, apabila bernilai false maka tidak akan mengeksekusinya. 

Percabangan If/Else

Dalam percabangan If/Else memiliki dua pilihan. Apabila kondisi akan bernilai false, maka blok else akan dikerjakan. 

Contoh Percabangan If/Else pada PHP
<?php
$umur = 17;
if ($umur < 18 ){
      echo "Maaf, kamu masih di bawah umur!";
   else {
      echo "Selamat, kamu diperbolehkan!";
  
 ?>
Contoh Percabangan If/Else yang memiliki lebih dari dua pilihan kondisi
<?php
 
  $nilai = 85;
  
 if ($nilai > 90) {
     $grade = "A+";
 } elseif($nilai > 80){
     $grade = "A";
 } elseif($nilai > 70){
     $grade = "B+";
 } elseif($nilai > 60){
     $grade = "B";
 } elseif($nilai > 50){
     $grade = "C+";
 } elseif($nilai > 40){
     $grade = "C";
 } elseif($nilai > 30){
      $grade = "D";
 } elseif($nilai > 20){
     $grade = "E";
 } else {
     $grade = "F";
 }

 echo "Nilai anda: $nilai<br>";
 echo "Grade: $grade";
 
 ?>
Maka Hasilnya
Nilai anda: 85
Grade: A

Percabangan Switch Case

Percabangan selajutnya adalah switch .. case. Percabangan ini merupakan alternatif yang bisa kalian gunakan untuk memecahkan permasalahan logika dalam PHP. Tapi, penggunaan switch .. case ditujukan pada kasus yang lebih sederhana dari pada if .. else.
 
Contoh Percabangan Switch Case dalam PHP
<?php 
$level = 3; 
switch($level){< 
case 1: echo "Basic";
break; 
case 2: echo "Beginner"; 
break; 
case 3: echo "Gold"; 
break; 
case 4: echo "Premium"; 
break; 
default: echo "Kamu bukan member kami!"; }
Maka hasilanya adalah
Gold
Keterangan : Ada 5 pilihan dalam kondisi di atas. Pilihan default akan dipilih jika nilai variabel $level tidak ada dalam pilihan case. Percabangan Ternary Percabangan Ternary merupakan cara singkat mendefinisikan logika percabangan. Mirip dengan if else (tanpa elseif). Dan ternary didefinisikan hanya dalam satu baris saja. 

Percabangan Ternary

Percabangan ternary merupakan cara singkat mendefinisikan logika percabangan. Percabangan ini mirip dengan if else (tanpa elseif). Ternary didefinisikan hanya dalam satu baris saja.

Contoh Percabangan Ternary 

Sebagai contoh, kalian mempunyai kode if/else seperti ini :
<?php 

$nilai = 50;

if ($nilai > 70) {
  echo "Selamat, anda lulus!";
} else {
  echo "Mohon maaf, anda harus mengulang";
}

echo "<br>";
Maka, kalian bisa mengubahnya menjadi :
<?php

$nilai = 50;

echo $nilai > 70 ? "Selamat, anda lulus!" : "Mohon maaf, anda harus mengulang";
Keterangan : Percabangan ini lebih singkat, kalian hanya perlu tanda ? dan tanda :. 

Kapan kalian menggunakan if, switch case, atau ternary?

  • Gunakanlah if jika kalian memiliki logika yang cukup rumit, lebih dari satu variabel atau juga membutuhkan ekspresi logika yang panjang.
  • Gunakanlah ternary ketika kalian memiliki blok if sederhana yang cuma terdiri dari if dan else aja, kalian bisa menggunakan ternary untuk mengubah kode menjadi lebih singkat.
  • Gunakanlah switch case ketika cabang pengkondisian hanya melibatkan satu variabel saja dan tidak mengandung operator logika semisal lebih dari atau kurang dari dan sebagainya. 

Penutup

Struktur kontrol memungkinkan kalian untuk melakukan tindakan di luar alur default pengeksekusian program dari atas ke bawah. Dengan menggunakan struktur kontrol, kalian bisa mengeksekusi sebagian kode program, dan tidak mengeksekusi sebagian yang lain.