Cara Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Habis

Cara Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Habis
Cara Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Habis

Cara Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Habis - Jika Laptop kalian masih baru, tentu saja ketahanan baterainya bisa dihandalkan dan tahan lama. Namun, untuk kalian pemakai laptop yang telah lumayan lama tentu merasakan perform baterai yang makin turun.

Pemicu baterai laptop hancur sangat beragam, kemungkinan kalian memakai laptop kurang mengenali langkah menjaga baterai laptop yang benar dan baik. Karena itu kalian harus tahu beberapa cara untuk bikin baterai laptop agar jadi tahan lama dan tidak mudah hancur. Sebab, harga baterai laptop sendiri mahal. Selain itu, Jika sekali baterei hancur atau bocor, kerusakan dapat menjalar kebagian laptop lain. Jangan khawatir, saya akan memberikan tipsnya kepada kalian.

Cara Mengatasi Baterai Laptop yang Cepat Habis

  1. Cabut Charger Jika Baterai Sudah Penuh

  2. Penyebab khusus baterai jadi bocor yaitu lupa mengambil pengisi daya waktu baterei telah full. Walaupun arus listrik lagi mengucuri baterei tapi malah bisa menghancurkan beberapa komponen dalam baterai. Selain itu, beberapa orang ada yang mengisi daya di waktu malam hari dan ditinggalkan tidur.

    Faktor ini tidak baik karena biarkan arus listrik makin mengucur yang bisa mengakibatkan over-charge. Laptop yang diisi ulangi terus-menerus bisa berdampak baterainya bocor karena kelebihan muatan. Oleh karenanya, Stop pengisian saat baterei sudah berisi penuh dan jauhi tidur sesaat laptop didiamkan pada keadaan charging ya sobat

  3. Hindari Laptop Mati Total Karena Kekurangan Daya

  4. Sering sekali hal ini kurang diperhatikan, lupa isi daya netbook sampai pada akhirnya laptop mati keseluruhan. membiarkan daya baterai sampai benar-benar habis atau mencapai 0% malah bisa berpengaruh fatal. Nah, ini sebab nya laptop yang mendadak mati waktu lakukan pekerjaan bisa menyebabkan elemen dalam baterai jadi cepat hancur. Maka upayakan untuk segera mengisi daya baterei saat sebelum daya baterei di bawah 20%.

  5. Jangan Lakukan Charge Saat Baterei Masih Banyak

  6. Ada juga pengguna laptop yang seringkali isi daya netbook saat baterainya masih 50%, 60%, bahkan juga 90%. Hal ini bukanlah rutinitas yang bagus. Pengurangan nilai baterai lurus sebanding dengan jumlah intensif pengisian ulangi.

    Sekarang ini, tipe baterei yang digunakan laptop biasanya adalah Lithium ion (li-on) yang hanya bisa menjaga kualitas untuk 400 sampai 600 kali isi ulangi. Saat sudah lewat bentang angka itu, karena itu akan berlangsung pengurangan kualitas baterai. Baterai yang diisi dari 90% ke 100% dan dari 1% ke 100% dipandang sama yakni selaku 1x isi ulangi. Maka dari itu, isi ulangi saat baterai laptop nyaris habis jauh lebih bagus dibanding 1/2 atau seperempat karena bisa mengurangi intensif pengisian ulangi baterai.

  7. Hindari Menggunakan Laptop Saat Di-Charge

  8. Memakai laptop sekalian isi daya memang sudah menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Walaupun sebenarnya, hal ini bisa membuat baterai cepat hancur. Memainkan game atau software yang berat bisa tingkatkan performa CPU dan RAM yang akhirnya membuat daya baterai laptop kalian cepat habis bahkan bisa bocor.

  9. Gunakan Charger Original

  10. Yakinkan kamu memakai pengisi daya yang orisinal atau bawaan pabrikasi laptop kalian. Jangan sampai mencoba memakai pengisi daya murahan atau barang KW hanya untuk mengirit uang. Memakai pengisi daya tidak orisinal bisa menyebabkan arus listrik jadi tidak konstan dan membuat baterei cepat hancur karena kenaikan arus yang begitu besar atau begitu kecil. Disamping itu, pengisi daya orisinal juga ditata supaya sesuai kekuatan baterai laptop kalian.

  11. Perhatikan Suhu Laptop Saat Di-Charge

  12. Temperatur adalah faktor yang mengubah performa baterai laptop kalian. Karena itu jangan dibiarkan laptop terserang atau ada pada lingkungan dengan temperatur yang berlebihan, terlau panas atau dingin. Laptop memiliki perputaran udara pada bagian bawahnya. Setiap saat laptop bekerja, dia akan keluarkan udara panas yang tiba dari processor. Saat itu, alas-alas seperti kasur, sofa, alias karpet memiliki perform meresap panas. Dapat disimpulkan, temperatur panas akan bersarang saat netbook ditempatkan di atas alas-alas memiliki bahan halus itu.

  13. Aktifkan Mode Power Saver

  14. Secara standar, umumnya laptop Windows ditata dengan model Balance. Oleh sebab itu, gantilah penataan daya laptop kalian lewat Panel Control atau klik Ikon baterei pada Taskbar disamping kanan bawah monitor, lalu tentukan model Power Saver. Feature penghematan baterei ini telah ada pada bermacam tipe laptop. Dengan feature ini kalian bisa perpanjang periode gunakan baterai dan mengirit daya waktu pada kondisi gawat.

Penutup

Itulah Cara Merawat Baterai Laptop agar Tahan Lama dan Tidak Cepat Habis saat kalian gunakan. Semoga bermanfaat bagi kalian semua. Jangan lupa untuk share ke temen-temen kalian yaa. Terimakasih.